DIKSIPUBLIK, Jakarta — Provinsi Lampung memperkenalkan produk unggulan daerah berupa tepung mocaf berbahan dasar singkong dan ikan cobia dalam ajang Indonesia International Halal Chef Championship 2026 (IN2HCC) yang berlangsung di Hall B, Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Promosi tersebut dilakukan melalui Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza atau yang akrab disapa Batin Wulan. Kedua komoditas itu menjadi bahan utama dalam kreasi hidangan halal yang dikompetisikan dalam ajang berskala internasional tersebut.
IN2HCC 2026 diikuti chef dari berbagai negara, di antaranya Korea, Afghanistan, Turki, dan Pakistan. Keikutsertaan produk unggulan Lampung dalam kompetisi ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan potensi pertanian dan perikanan daerah kepada khalayak internasional.
“Batin membawa salah satu hasil unggulan dari Provinsi Lampung, yaitu tepung mocaf dan ikan cobia. Keduanya menjadi bahan utama dalam menu yang dikompetisikan. Kita berharap melalui ajang ini, produk unggulan Lampung semakin dikenal di mancanegara,” ujar Batin Wulan.
Menurutnya, keterlibatan produk lokal dalam kompetisi internasional membuka peluang untuk memperluas promosi sekaligus memperkenalkan potensi komoditas Lampung kepada pasar yang lebih luas.
Tepung mocaf merupakan produk olahan singkong yang berpotensi dikembangkan sebagai alternatif bahan pangan. Sementara itu, ikan cobia memiliki potensi sebagai sumber protein yang dapat diolah menjadi beragam hidangan bernilai tambah.
Batin Wulan berharap pengenalan kedua komoditas tersebut dapat mendorong peningkatan minat pasar dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Dampak ekonomi yang diharapkan tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha pengolahan pangan, tetapi juga petani singkong, nelayan, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Mudah-mudahan komoditas kita dari Lampung bisa menembus pasar global. Tentunya, hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani singkong dan nelayan, sehingga perekonomian masyarakat Lampung semakin baik. Ayo, kita dukung UMKM Lampung dengan menggunakan produk-produk unggulan daerah,” ajaknya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Perikanan yang turut mendukung penyediaan produk unggulan Lampung untuk kompetisi tersebut.
Batin Wulan berharap kolaborasi lintas sektor dapat terus diperkuat untuk mengembangkan inovasi pengolahan pangan berbasis komoditas lokal. Dengan demikian, produk unggulan Lampung diharapkan semakin dikenal dan memiliki daya saing di pasar nasional maupun internasional.
Melalui partisipasi dalam IN2HCC 2026, promosi tepung mocaf dan ikan cobia diharapkan menjadi langkah untuk memperluas pengenalan potensi daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi petani, nelayan, dan pelaku UMKM di Provinsi Lampung. ()









