Beranda / Lampung / Lanal Lampung Bersolek Sambut Kapal Induk Pertama Milik Indonesia

Lanal Lampung Bersolek Sambut Kapal Induk Pertama Milik Indonesia

DIKSIPUBLIK, Jakarta – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung tengah berbenah menyambut kedatangan kapal induk pertama milik Indonesia, Giuseppe Garibaldi. Berbagai peningkatan fasilitas dilakukan agar pangkalan tersebut siap menjadi salah satu lokasi bersandarnya kapal perang terbesar yang akan memperkuat armada TNI AL.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana TNI Tunggul, membenarkan bahwa Lanal Lampung telah ditetapkan sebagai salah satu pangkalan yang akan mendukung operasional Giuseppe Garibaldi.

“Jadi, Lampung merupakan salah satu pangkalan yang disiapkan untuk mengakomodasi tempat labuh maupun bersandar Garibaldi,” kata Tunggul dalam konferensi pers di Markas Besar TNI AL, Jakarta, Senin.

Menurutnya, penunjukan Lanal Lampung didasarkan pada sejumlah pertimbangan, termasuk letaknya yang strategis. Karena itu, TNI AL kini mempercepat pembangunan dan peningkatan berbagai fasilitas agar mampu memenuhi kebutuhan operasional kapal induk.

Pengembangan tersebut mencakup infrastruktur pelabuhan beserta sarana pendukung lainnya. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sebelum Giuseppe Garibaldi tiba di Indonesia, yang diharapkan berlangsung sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI pada Oktober 2026.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa TNI AL juga telah menyiapkan personel untuk mengawaki kapal induk tersebut. Sejumlah prajurit dijadwalkan mengikuti pendidikan dan pelatihan di Italia sebagai bagian dari proses persiapan.

Selain menyiapkan sumber daya manusia, TNI AL juga mematangkan kesiapan pangkalan yang akan menjadi basis operasional kapal induk. Namun, hingga kini TNI AL masih menunggu koordinasi lanjutan dari Kementerian Pertahanan terkait proses pengadaan Giuseppe Garibaldi dari perusahaan galangan kapal Italia, Fincantieri.

Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk sepanjang 180,2 meter yang mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam. Kapal ini dirancang untuk mengoperasikan pesawat tempur dan dilengkapi berbagai sistem persenjataan, termasuk rudal antipesawat, meriam, torpedo, serta rudal antikapal. Kapal tersebut diproduksi oleh Fincantieri, perusahaan yang juga membangun KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321 milik TNI AL.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page