Beranda / Lampung / IBI Lampung Cetak Rekor MURI, Gubernur Dorong Skrining Kanker Serviks Berkelanjutan

IBI Lampung Cetak Rekor MURI, Gubernur Dorong Skrining Kanker Serviks Berkelanjutan

DIKSIPUBLIK, Bandar Lampung – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Lampung mencatatkan prestasi dengan meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui pelaksanaan pemeriksaan Pap Smear secara seri terhadap 14.762 perempuan. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berharap capaian tersebut menjadi awal penguatan layanan skrining kanker serviks yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Penghargaan MURI diserahkan oleh perwakilan MURI, Wan Rahargo, dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 IBI yang berlangsung di Ballroom Swiss-Belhotel Lampung, Bandar Lampung, Selasa (7/7/2026).

Gubernur Mirza mengapresiasi dedikasi sekitar 12 ribu bidan di Provinsi Lampung yang selama beberapa pekan turun langsung ke masyarakat memberikan edukasi sekaligus mengajak perempuan mengikuti pemeriksaan Pap Smear sebagai langkah deteksi dini kanker serviks.

Menurutnya, keberhasilan menggerakkan 14.762 perempuan mengikuti pemeriksaan menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

“Kesehatan perempuan adalah fondasi kesehatan keluarga. Ketika seorang perempuan sehat, ia dapat hadir lebih kuat untuk keluarganya, anak-anaknya, dan lingkungannya,” ujar Gubernur Mirza.

Ia menilai bidan memiliki peran strategis dalam mendampingi perempuan di setiap fase kehidupan, mulai dari masa remaja, kehamilan, persalinan, hingga pelayanan kesehatan reproduksi.

“Yang dilihat masyarakat bukan hanya ilmu yang dimiliki tenaga kesehatan, tetapi juga ketulusan dalam melayani. Itulah yang dihadirkan para bidan di Provinsi Lampung,” katanya.

Pelaksanaan pemeriksaan Pap Smear dilakukan di 224 titik layanan yang tersebar di 15 kabupaten/kota, melibatkan puskesmas, praktik mandiri bidan, serta berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Gubernur Mirza menyebut capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi IBI, BPJS Kesehatan, BKKBN, pemerintah daerah, laboratorium pemeriksaan, serta berbagai mitra pelayanan kesehatan. Ia juga mengapresiasi dukungan Laboratorium Prodia Bandar Lampung dan Pramitra Biolab Kotabumi yang memastikan seluruh sampel pemeriksaan diproses sesuai standar.

Meski berhasil mencatatkan rekor MURI, Gubernur menegaskan bahwa upaya pencegahan kanker serviks tidak boleh berhenti pada momentum pemecahan rekor maupun peringatan HUT IBI.

Ia meminta seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas, rumah sakit, laboratorium, hingga tenaga kesehatan, terus memperkuat layanan skrining kanker serviks agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

“Pemeriksaan dini berarti pencegahan, dan pencegahan berarti menyelamatkan lebih banyak kehidupan,” tegasnya.

Melalui pencapaian rekor MURI tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap layanan skrining kanker serviks semakin luas, berkesinambungan, dan menjadi bagian dari upaya menekan angka kesakitan serta kematian akibat kanker serviks melalui deteksi dini yang rutin dan mudah diakses masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page